[010:59] Al-Quran, ‘Buku Healing’ Terbaik Kita Ada

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُم مَّوْعِظَةٌۭ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌۭ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدًۭى وَرَحْمَةٌۭ لِّلْمُؤْمِنِينَ

Wahai umat manusia! Sesungguhnya telah datang kepada kamu Al-Quran yang menjadi nasihat pengajaran dari Tuhan kamu, dan yang menjadi penawar bagi penyakit-penyakit batin yang ada di dalam dada kamu, dan juga menjadi hidayah petunjuk untuk keselamatan, serta membawa rahmat bagi orang-orang yang beriman. [Surah Yunus: 57]

Dalam ayat ini, Allah SWT menyifatkan Al-Quran itu ada 4 sifat atau fungsi:

  1. مَّوْعِظَةٌۭ : Peringatan
  2. شِفَآءٌۭ : Penyembuh
  3. وَهُدًى : Petunjuk
  4. رَحْمَةٌۭ : Rahmat

Perhatikan pada permulaan ayat ini iaitu:

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ

Maksudnya: Wahai sekalian manusia

Dua sifat pertama iaitu mau’izah dan shifa’ disasarkan untuk seluruh manusia, tidak kira muslim atau bukan.

Manakala dua yang seterusnya, Petunjuk dan Rahmat khusus untuk;

لِّلْمُؤْمِنِينَ

Maksudnya: Orang-orang yang beriman.

Selain itu, perhatikan perkataan;

قَدْ جَآءَتْكُم

Maksudnya: Telah datang kepada kamu

Dari sini kita dapat faham Al-Quran seolah-olah memang sudah datang (atau bersedia) untuk kita.

Jika kita lalai/terleka, Al-Quran bersedia menjadi peringatan untuk kita.

Jika kita sedang sakit, tertekan, terluka, Al-Quran bersedia menjadi penyembuh untuk kita.

Jika kita terpesong dari landasan, Al-Quran bersedia menjadi Petunjuk untuk kita.

Natijahnya, semoga kita semua beroleh Rahmat Allah.

Memetik dari buku Dan Tuhan Akan Tetap Menjaga Kita,

Membaca al-Quran itu sebenarnya sebuah interaksi

Bilamana kita faham akan fungsi al-Quran yang sudah bersedia untuk kita, untuk mencapai fungsi tersebut, kita pula kena bersedia sebagai orang yang sedang mencari sesuatu.

Pernah tak waktu kita dalam kesedihan, tertekan, waktu itulah kita terdetik nak baca Quran. Dan bila kita baca terjemahan ayat yang dibaca, rasa seolah-olah ayat yang dibaca itu memahami apa yang sedang kita alami.

Padahal ayat tu selalu je kita baca, tapi pada saat itu perasaannya sangat lain.

Begitulah kondisi yang perlu kita sediakan bila nak baca Quran.

Kurangkan ego, rendahkan hati.

Berinteraksilah dengan Quran, kalam-kalam Allah Yang Maha Agung.

Bak kata penulis, Ustaz Fakhri,

Jadilah sebagai seorang seeker yang yakin, sudah pasti apa yang kita cari itu dijumpai dalam al-Quran.

Sumber:

  • Buku Dan Tuhan Akan Tetap Menjaga Kita, tulisan Fakhri Fadzli


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *